Ya Tuhan, apakah Engkau tidak melihat keadaaan diriku?
Aku adalah hambamu yang lemah.
Mengapa aku harus menjalani semua nestapa yang berat ini?
Tuhan, hamba-hambaMu di dunia tidak tersentuh hatinya oleh derita dan nestapaku. Bahkan seperti yg Engkau lihat, mereka semakin memperparah deritaku.
Hamba-hambaMu di dunia menghalangiku dari memperoleh bekal perjalanan melintasi kehidupan fana ini.
Kasihanilah diriku, Tuhan.
Sungguh sejak hari ini aku berjanji hanya akan memohon kepada-Mu, hanya akan menangis di pangkuan-Mu, dan hanya akan merendahkan diri dihadapan kekuasaan-Mu.
(page 220, The Forbidden Wine)
No comments:
Post a Comment